Astaghfirullah!! 7 Pasangan ABG Ini Di Grebek Di Kamar Kos


Sebanyak tujuh pasangan remaja digerebek dari sebuah tempat kos di Kampung Baru RT 7/4, Kelurahan Empang, Kecamatan Bogor Selatan, Kota Bogor, Jawa Barat, Rabu (3/2/2016).

"Kami grebek ketujuhnya di rumah kontrakan milik Bapak Tomo. Saat kami datang, mereka sedang tidur. Yang laki-laki nggak pakai kaos, hanya celana pendek," kata Kapolsek Bogor Selatan, Kompol Nono Darsono, kepada TribunnewsBogor.com, Kamis (4/2/2016).

Penggerebekan dilakukan oleh Unit Kecil Lengkap (UKL) Polsek Bogor Selatan, yang terdiri dari Babinkamtibmas Kelurahan Empang, Unit Intelkam, dan Reskrim Polsek Bogor Selatan.

 Ke ketujuh pasangan itu kemudian digelandang ke Polsek Bogor Selatan untuk didata. "Dari tujuh ABG itu, empat di antaranya perempuan.

Masing masing berinisial AF (18 th), RS (19 th), RY (17 th), dan WRA (15 th). Sementara tiga laki-laki berinisial SES (14 th), IK (16 th) dan SP (17 th)," kata Kapolsek. Penggerebekan itu dilakukan, berdasarkan adanya laporan dari warga sekitar yang merasa terganggu dengan beberadaan mereka. 

"Katanya penghuni kontrakan sering membuat gaduh pada malam hari. Setelah diselidiki, ternyata di dalam satu kamar kontrakan dihuni oleh dua laki-laki dan seorang perempuan," katanya.

Kemudian di kamar sebelahnya, kata dia, dihuni oleh tiga perempuan dan satu laki-laki. Berdasarkan pengakuan seorang penghuni kontrakan, mereka sudah empat bulan tinggal bersama dikontrakan tersebut. "Alasan jenuh karena orangtua tinggal di Jakarta, dan mereka ingin bebas bercengkrama dengan teman-temannya serta minum minuman alkohol," kata Kompol Nono.

Nono juga mengatakan, mereka mengontrak di kamar tersebut dengan tarif Rp 300 ribu per bulan. "Saya panggil orang tuanya, ternyata rumahnya nggak jauh dari kontrakan. Dan mereka tidak tahu kalau anak-anaknya mengontrak bersama," ujarnya.

Setelah membuat pernyataan, ketujuh ABG yang putus sekolah tersebut, kemudian diserahkan oleh Polsek Bogor Selatan ke keluarganya masing-masing.