Direktur Halal Centre UGM: Urin Unta Bisa Menghambat Pertumbuhan Kanker


Direktur Halal Centre Fakultas Peternakan UGM Yogyakarta, Nanung Danar Dono menjelaskan bahwa meminum air seni atau urine unta itu tidak berbahaya. Selama ini orang menganggap urin onta itu seperti urine kerbau, sapi bahkan manusia padahal itu tidak sama sekali.

“Merujuk Journal of Biological Chemistry Bernard Read (1925) urin unta tidak mengandung amonea maupun urea, di mana kandungan garam mineral 10 kali urin manusia dengan pH lebih 7,8,” ujarnya kepada Islampos.com di Jakarta Selatan Rabu (10/1).

Kemudian, kata dia, urin unta memiliki efek anti kanker, berdasarkan Journal of Ethnopharmacology dan urin unta memiliki antibiotik alami berdasarkan Sudan Journal of Veterinary Research dan African Journal of Agricultural Research.

Ia mengungkapkan, menariknya urin onta tidak beracun, ketika orang minum itu tidak akan mati. Ada efek anti kanker pada urin onta, ada kanker paru-paru atau kanker otak, jadi di dalam urine onta terdapat sel yang bisa menghambat pertumbuhan sel kanker.

Selain itu, kata dia urin onta ada efek antibiotik, beberapa penyebab bakteri di dalam manusia bisa mematikan senyawa di dalam urine onta.

“Racunnya berkurang maka bisa mencegah diare, tipes dan lain-lain. Semua umur bisa meminum urine onta, setengah gelas dua hari sekali kalau dosis tidak tahu persis,” terangnya.

Untuk diketahui sebelumnya Ustaz Bachtiar Nasir meminum air kencing unta dalam sebuah video yang diambil di Hudaibiyah Camel Farm, Makkah, Arab Saudi.

Video tersebut diunggah di akun instagram @bachtiarnasir pada Rabu (3/1) lalu. Dalam video tersebut Ustaz Bachtiar Nasir menyebutkan bahwa botol berisi air kencing unta itu mengandung obat. Sebelum meminumnya, Ustaz Bachtiar mencapurnya dengan air susu unta.

Sumber: [islampos]