MIUMI: Pemimpin Itu Bercakap Lurus dan Berkata Benar Tanpa Sekalipun Berlaku Kasar


Majelis Intelektual dan Ulama Muda Indonesia (MIUMI) mengusung tema kepemimpinan dalam sebuah acara diskusi di Masjid Agung Al Azhar, Jakarta Selatan. Di situ terungkap, salah satu kriteria utama sorang pemimpin adalah selalu berkata benar.

Sekjen Majelis Intelektual dan Ulama Muda Indonesia (MIUMI), Ustadz Bachtiar Natsir menjadi salah satu pembicara dalam diskusi bertema Pemimpin Kebangkitan Peradaban Islam di Masjid Agung Al Azhar, Jakarta Selatan pada Jumat (19/01/2018) malam. Dia membeberkan sejumlah karakter pemimpin yang baik.

“(Pemimpin) adalah individu yang rela melakukan apa saja demi rakyatnya,” ungkap pria yang kerap disapa UBN.

“Ketika susah, maka pemimpinnya dahulu yang merasakan dibandingkan rakyat atau bawahannya. Sebaliknya ketika senang, pemimpin lah yang paling terakhir setelah rakyatnya,” sambungnya.

Menurut Ustadz Bachtiar Natsir karakter pemimpin seperti yang disebutkannya itu telah diterapkan oleh para pemimpin umat Islam terdahulu. Dia lantas membandingkan karakter kepemimpinan umat Islam terdahulu dengan kondisi saat ini.

“Kalau di kita begitu ngga sekarang,” ujarnya kepada jemaah, yang direspon dengan gelak tawa para hadirin.

Ketua Gerakan Nasional Pengawal Fatwa (GNPF) Ulama itu lantas mengutip sebuah pepatah Melayu tentang kepemimpinan, yang menjelaskan perilaku pemimpin yang baik. “Pemimpin itu bercakap lurus, berkata benar tanpa sekalipun berlaku kasar. Ramah kepada kecil dan besar,” cetusnya.

Sumber: [kiblat]