Inilah 4 Bentuk Kezaliman Terhadap Ulama yang Harus Anda Ketahui

Foto: Wakil Ketua Umum PP Persatuan Islam (Persis) Ustadz Jeje Zaenudin menyebut ada 4 kategori kezaliman terhadap ulama

Jakarta – Wakil Ketua PP Persatuan Islam (Persis) Ustadz Jeje Zaenudin menyoroti fenomena penzaliman terhadap ulama, yang salah satunya ditandai dengan terjadinya perampasan terhadap hak-hak ulama.

Penzaliman terhadap ulama secara definisi dapat dikelompokkan dalam empat kategori. Menurut Usadz Jeje, yang pertama adalah dengan meletakkan sesuatu bukan pada tempatnya, dengan kata lain tindakan-tindakan tidak proporsional terhadap ulama.

“Ulama diposisikan sebagai kriminal, lebih rendah daripada artis. Itu kan tidak proporsional,” ungkap Jeje di gedung DDII beberapa waktu lalu.

Kedua, dzalim dalam pengertian mengutamakan kebatilan daripada kebenaran. Menurutnya, sekarang kekuasaan lebih mendengar pendapat paihak-pihak yang tidak kompeten daripada mendengar pendapat ulama. “Itu sudah pendzaliman terhadap ulama, pembawa kebenaran malah justru dinafikan.” ungkapnya.

Kategori ketiga yaitu pendzaliman dalam pengertian mengambil kebijakan yang bukan wewenangnya. Ada pembajakan terhadap hak-hak ulama. “Ulama kan posisinya harusnya sebagai dewan syuro terhadap umara yang memberi nasihat dan masukan. Sekarang posisi ulama itu hak-haknya dirampas, hak untuk menasehati, hak untuk memimpin,” ungkap Jeje.

Selain itu ulama juga sudah tidak punya akses menjadi pemimpin, sedangkan yang memiliki akses adalah pengusaha alias orang berduit. Kondisi itu menunjukkan bentuk pendzaliman hak-hak ulama.

Keempat, kedzliman dalam pengertian melampaui batas kewenangan. Menurut Jeje, sekarang tindakan-tindakan terhadap ulama sudah melampaui batas kewenangan penguasa. “Contohnya bagaimana Bawaslu membatasi ulama, melampaui batas kewenangannya. Masa iya Badan Pengawas Pemilu sampai membuat aturan ulama tidak boleh ngomong ini itu, kan aneh. Itu sudah sangat keterlaluan,” ungkapnya.

“Itu bentuk-bentuk kedzaliman. Bukan hanya diintimidasi, diserang, itu hanya salah satu bentuk kedzliman fisik. Tapi empat bentuk kedzliman ini sangat berbahaya,” tukasnya.

Sumber: [kiblat.net]