Sa’i Sambil Nyanyikan Hubbul Wathon, Ketua PBNU: Gak Ada Larangannya

Ketua Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) Marsudi Syuhud. Foto: Tommy/Islampos.

Ketua Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU), Marsudi Syuhud mengatakan tidak ada larangannya mendendangkan syair apapun, termasuk Hubbul Wathon.

“Gak ada larangannya,” katanya saat ditemui Islampos.com di Gedung MUI Pusat, Selasa (27/02/2018).

Lelaki yang juga menjabat sebagai Ketua MUI bidang Ukhuwah Islamiyyah menjelaskan tentang membaca syair saat sa’i dari dulu sudah ada. Bahkan dalam Tafsir Alqurtubi soal membacakan syair ada perbedaan pendapat.

Soal syair ini ada perbedaan. Ada yang dibolehkan dan ada yang ga dibolehkan, lanjutnya. Syair yang dibolehkan seperti syalawat, zikir dan sesuatu yang membangkitkan untuk kebaikan. Sedangkan yang dilarang syair yang sampai melupakan ibadah sa’inya.

“Hubbul Wathon ini masuk ke syair yang dapat membangkitkan kita untuk dekat dengan kebaikan,” pungkasnya.

Baca Juga: Heboh! Beredar Video GP Anshor Lantunkan Lagu Syubbanul Wathon Pada Saat Sa’i

Menurutnya sejak zaman rasul sudah ada yang melalukan sa’i sambil membacakan syair.

“Siti Aisyah dan sahabat Ali melakukannya. Syair itu tergantung pada isinya dan boleh bahasa apa saja. Asal saat membacanya dapat menambah keimanan.”

Komentar!

Jangan sampai kena ayat ini :

وَمَا كَانَ صَلَاتُهُمْ عِنْدَ الْبَيْتِ إِلَّا مُكَآءً وَتَصْدِيَةً ۚ فَذُوقُوا الْعَذَابَ بِمَا كُنْتُمْ تَكْفُرُونَ

"Dan sholat(Ibadah) mereka di sekitar Baitullah itu, tidak lain hanyalah siulan dan tepuk tangan. Maka rasakanlah azab disebabkan kekafiranmu itu."
(QS. Al-Anfal 8: Ayat 35)

Sumber: [islampos]